Kamis, 03 Juli 2008
2. MALANG IN MEMORY
Seperti biasa yang di lakukan di akhir tahun sekolah liburan....
aku & rose serta teman-teman memilih berlibur ke kota dingin di jawa timur (MALANG)
tapi sayangnya di hari itu aku dan rose dalam keadaan tak akur..
namun tak bisa aku mungkiri,saat itu aku butuh dia ada di sampingku...
seperti teman-temanku yang lainnya.mereka menikmati berdua seolah perjalanan itu mereka jadikan memori yang sangat berharga.....
sebelum fajar terbit,semua berkemas-kemas untuk berangkat liburan....
aku duduk sendiri di bangku belakang di dalam bis.....
dan rose duduk di bangku depan nomer dua sebelah kiri....
aku hanya bisa memandang rose.....begitupun juga rose
betapa pahitnya aku saat itu,duduk sendiri hanya berkawan dengan sebatang rokok
saat itu aku hanya bisa membayangkan,betapa indahnya jika rose ada di sampingku saat-saat seperti ini...
mengapa harus ada cinta bila tak bisa memiliki...
mengapa hanya diam bila hati saling bergetar...
apakah tuhan memeberi hati hanya untuk mencintai..
cinta..,mengapa jalanku begitu terjal dan berliku...
tak bisakah kau patahkan hatinya untukku...
apakah kesabaran cukup tajam untuk mematahkannya....
jika lidah kita terbelenggu untuk saling mengucap
maafkan aku dari lubuk hatiku yang perih....
tak terasa udara kota dingin menyambut kedatangan semaunya....
lansung ke arah tujuan pertama songgoroti...
aku dan teman-teman berjalan menikmati udara yang khasdengan pohon cemara,begitupun rose&teman-teman,berkeliling,bermain,tertawa dan bercanda..
mengapa semua tersenyum riang, tapi mengapa ada sesuatu yang hilag dari aku ini,sedetikpun aku tak melihat rose...seakan-akan jiwaku terpisah dari ragaku ini...
setelah lama bergembira......aku mampir sejenak aku membeli kalung untuk kenangan kepada rose... dengan ucapan kata maafku,,,,,,,,,
setelah beranjak dari songgoriti,ketempat tujuan kedua kami,yaitu sengkaleng....
namun aku tak banyak menikmati,karena aku harus menemani temanku yang saat ituagak sakit....,akupun tidur didalam bis..dan tak terasa teman-teman datang dan membangunkanku
untuk beranjak pulang...
saat di pertengahan jalan di dalam bis ada sesuatu yang membuat egoku menjulak...
rasa hatiku seolah terbakar api cemburu...yang di mana seorang gurukumendekati rose..
dan meminjamkan walkmennya...seolah hatiku tak menerima pernawaran itu...
aku berdiri,tanganku menggumpalingin memukul guruku dari belakang...
tapi sopir mendadak menancapkan gasnya dan akupun terpanting dari tempat aku berdiri..
,kepalaku terbentur dan aku tak sadarkan diri..
saat aku terbangun ternyata rose ada di sampingku...dan menatapku..
aku surh kembali ke bangkunya,rose ingin mendampingi aku... namun aku tetap tak mau..
hingga akhirnya sampai pasda sekolah,dan pulang ke tempat masing-masing..
3.SALAM PERPISAHAN
Esok hanyalah cerita...dari perjalan yang telah dilalui...
saat itu tak ada lagi kegiatan untuk kelas tiga..
namun keadaanku dan rose masih belum terlalu akur...
aku pulang ke rumahku (ke kota)..
sebelumnya aku tak akan balik lagi ke sini......
selam aku di rumah aku ingin belajar gitar,agar saat panggung perpisahan aku bisa memberikan suatu kenangan untuk teman khususnya rose....,ternyata permainan gitarku cukup bisa tapi agak lumayan waktu demi waktu telah mengantarkan aku pada saat yang berat bagiku untuk meninggalkan rose....pagi menyambutku aku masih di rumahku,sekitar jam 08.00 pagi,rose menelfonku,menyuruh aku untuk datang ke acara pentas perpisahan...
aku segera berangkat ke sekolah untuk menemui semuanya yang terakhir...
didalam perjalananku aku seakan merasakan setiap debaran jantungku dan aku melihat pepohonan di tepi-tepi jalan... aku merasakan aliran darah rose di setiap bulu nadiku... hingga aku sampai pada tujuanku...
aku melihat para wali murid berkumpul di depan panggung,mendengarkan setiap bait kata dari guru-guru.. aku melihat p.haji dan semua wali murid di sana..
aku dan rose saling tersenyum seolah tak bisa untuk saling melepaskan...
aku melihat kesedihan di mata rose...
aku melihat sesuatu yang berat untuk rose tinggalkan...
akupun seperti burung yang kehilangan sayap,tak mampu berkata sepatahpun...
tak lama kemudian hingga aku di panggil untuk naik ke panggung
pertama kali aku duduk diatas panggung,pertama kali aku bernyanyi di depan orang-orang
dan bersama lagu yang pertama kali aku ciptakan.... saat itu aku hanya melihat rose duduk sendiri di depan ruan kelas..
aku tak peduli akan teriknya panas matahari..aku tak peduli akan semua..
yang aku ingin semua orang tahu bahwa aku mencintai rose....
dengan tekad aku berterus terang di atas panggung,bicara di depan umum bahwa lagu yang aku nyanyikan special buat orany yang aku cintai... umi nur rosyidah....
ternyata seluruh penonton aplus dan bersorak,dan tak mematahkan semangatku untuk terus berjuang.....
dengan keringat di sekujur tubuh,aku mulai bernyanyi.....
(doc.MEI 2000,special buat rose,lagu yang ku nyanyikan)
judul; salam perpisahan
dirilis ;awal 2000
cipt ; yoki/yoxs
sejak lamanya kita bersama...
kurang sehari kitapun akan berpisah...
entah kenangan apa...,yang ku beri tuk seorang kekasih...
mungkin air mata yang ada di pipi...
sbagai kenangan teraakhir dariku...
maka maafkan aku....
bila harus setia menantimu
reff; sebenarnya aku tak bisa...
melepaskan kamu jau dariku....
namun apa daya diriku...
masa dan waktu.... memisahkan kita berdua...
hanya yang dapat ku beri......
untuk seorang kekasih.........satu kata..........
dan ucapan yang terakhir.......
saat kita berpisah...........
salam perpisahan.....aaa....a..aaaa
salam perpisahan ...
saat itulah aku melepas hatiku untuk rose,hujan tangis mengiringi langkah-langkahku...
lalu semua siswa masuk di kelas....
dan guru-guru menyampaikan salam terakhir untuk siswa
cintaku pada rose lebih dalam dari lautan yang paling dalam
lebih tajam dari pedang yang tertajam...
cintaku pada rose lebih luas dari alam raya ini....
seandainya aku mampu berteriak,
akan ku kumandangkan dalam setiap sisi hatiku...
tak mampu bagiku tak mengingatnya dalam sedetik saja
Rose..hatiku ku berikan padamu,rawatlah dengan cintamu
hingga saatnya nanti berbunga,aku pasti kembali untuk melihat hatiku ini...
karena aku hanyalah manusia,mulai detik ini dan saat kita nanti di satukan aku adalah manusia yang hidup tanpa hati,karena hatiku hilang bersama jiwaku untuk menemani ragamu...
setelah keluar dari kelas,aku menghampiri rose..
aku pegang tangannya,dan aku sapu air matanya....
yok ; rose.....keman setelah ini kamu akan melanjutkan?
Rose : aku mungkin akan melanjutkan ke kota Banyuwangi
(sambil menangis)kamu keman yok?
yok : mungkin aku akan melanjutkan ke MAN 1 JEMER
Rose ;jangan pernah melupakan aku ya... (sambil erat genggaman tangannya)
yok :aku tak akan lupa rose...
rose...seandainya cinta kita berlanjut...
aup pasti tunggu kamu di jember...
rose : aku juga gak tau lagi yok...
yok: sudahlah rose...... aku pamit pulang ke jember
jaga diri kamu baik-baik...
saat genggam tanganya lepas dari tanganku,saat itu air mataku menetes..
aku tak bisa membendungair mata ini,rose mengiringi setiap langkahku,
mengantarkan aku sampai pintu gerbang sekolah....
aku terus berjaln tak tahan melihat rose melambaikan tanganya
rose menangis..........
sejak saat itu aku dan rose terpisahkan........